EFEKTIVITAS KONSUMSI MIX JUS SELEDRI (APIUM GRAVEOLENS) DAN JUS NANAS (ANANAS COMOSOS) PADA HIPERTENSI DI WILAYAH PUSKESMAS PEKAUMAN

Mustaqimah Mustaqimah, Anggrita Sari, Jainah Jainah

Abstract


Latar Belakang: Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyebab kematian dan kesakitan yang tinggi. Hipertensi atau penyakit darah tinggi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah seseorang berada diatas batas normal, batas normalnya yaitu 120 mmHg untuk sistolik dan 80 mmHg untuk diastolik. Penggunaan obat tradisional yang tepat untuk menurunkan tekanan darah diantaranya daun seledri yang mengandung flavonoid dan buah nanas yang mengandung kalium dipercaya masyarakat dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

Tujuan: Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas mix jus Apium graveolens (Seledri) dan jus Ananas comosos (Nanas) pada hipertensi primer. 

Metode: Rancangan penelitian ini adalah rancangan deskriptif analitik, dengan sampel penelitian berjumlah 15 orang yang diambil menggunakan teknik porposive sampling.

Hasil: Terdapat penurunan tekanan darah selama diberikan Mix Jus Seledri (Apium graveolens) dan Jus Nanas (Ananas comosos) rata-rata penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik dari 15 orang sampel yang mengalami penurunan tekanan darah lebih cepat adalah pada jenis kelamin laki-laki dengan rentang usia 40-50 tahun.

Simpulan: Terdapat penurunan tekanan darah pada hipertensi primer yang mengkonsumsi Mix Jus Seledri (Apium graveolens) dan Jus Nanas (Ananas comosos) di Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin

Kata Kunci: Mix Jus Seledri, Apium Graveolens, Jus Nanas, Ananas Comosos


Full Text:

PDF

References


Dalimartha,S. 2004. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia.[Internet]: URL;http://www. pdpersi. co. id

date: Desember 2015

Depkes. 2013. Laporan hasil riset

kesehatan dasar riskesdas indonesia. Jakarta: kemenkes RI.

Dinkes. 2015. Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Banjarmasin,http://www. depkes. go. id/pdf [Diakses 17 November 2015]

Hidayat, Azis Aimul. (2007). Metode Penelitian Keperawatan Dan Tekhnik Analisis Data. Jakarta:

Salemba Medika.

Husada, D. 2014, “Metode Penelitian Kerangka Konsep” http://kholifahlilik.blogspot.com

/p/definisi-operasional-internet. html, Copright 2012, diakses tanggal 18 Februari

Joint National Committe (CJN). 2011. klasifikasi tekanan darah dalam Asiwinata Junaidi, I . (2010). Hipertensi Pengenalan, Pencegahan, dan Pengobatan.

Jakarta: PT Bhuana Ilmu Populer.

Kementrian Kesehatan RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar 2013 [internet],Tersedia dalam: http://labdata.litbang.depkes.go.id [diakses tanggal 22 November 2015]

Lovastatin, K. (2006). Penyakit Jantung dan Tekanan Darah Tinggi. Jakarta: Prestasi Pustakarya.

Ni Kadek Widiantara dkk. 2014. Pengaruh kombinasi Jus Seledri, Wortel dan Madu Terhadap Hipertensi

diwilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Barat. Jurnal Dunia Kesehatan.Vol 3 No 2

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta:Rineka Cipta.

Shanty, M. 2011. Penyakit yang Diamdiam

Mematikan. Yogyakarta: Javalitera.

Setiadi. 2013. konsep dan proses Keperawatan Keluarga. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Setiawan, D. 2004. Nanas, Atlas

Tumbuhan Obat Indonesia

Smeltzer and Bare. 2008. Medical Surgical Nursing, Phildelphia, AS.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : Alfabeta.

Pudiastuti, R, D. 2013. Penyakit-Penyakit

Mematikan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Purnomo, S. 2009. Biologi. Jakarta : Sunda

Kelapa Pustaka.

Rahmawati, U. Pengaruh Konsumsi Jus

Seledri (Apium Graveolens L)Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Semarang (skripsi) from: http://www . google. com,

diakses 29 Februari 2016

Rutishauser. 2007. Childhood and Adultlence, dalam: Food Andutrition Australa, Asia And Pasific. St.Leornards. 284-86

World Health Organization (WHO). 2013. Kampaye Tekanan Darah Tinggi tersedia dalam:

http://www.who.int. [diakses tanggal 25 November 2015]


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.