PENGEMBANGAN MODEL BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT ISLAM BANJARMASIN

Revani Hardika

Abstract


Latar Belakang : Tinggi rendahnya budaya organisasi dilihat dari kepuasan kerja dan kinerja anggota Rumah Sakit terhadap nilai dan keyakinan dari pimpinan dan kesemua lapisan karyawan. Untuk membangun kepuasan dan kinerja yang tinggi diperlukan dukungan suatu budaya organisasi yang positif.

Tujuan : Menganalisis pengembangan model budaya organisasi terhadap kepuasan kerja dan kinerja perawat.
Metode : Penelitian kuantitatif dan kualitatif, desain deskriptif analitik, dengan pendekatan cross sectional dan FGD. Variabel yang digunakan adalah budaya organisasi sebagai variabel independen, kepuasan kerja dan kinerja sebagai variabel dependen. Sampel 79 responden. Teknis analisis regresi logistik.

Hasil : Analisis univariat menunjukan umur responden 29,28 tahun. Hasil bivariat hubungan antara inisitif individu dengan kinerja yaitu nilai p= 0,000 (<0,05). Hubungan toleransi terhadap tindakan beresiko dengan kinerja nilai p= 0,002 (<0,05). Hubunga integrasi dengan kinerja nilai p= 0,572 (>0,05). Hubungan kontrol dengan kinerja nilai p= 0,000 (<0,05). Hasil analisis multivariat ternyata yang berhubungan bermakna dengan kinerjaadalah inisiatif, kontrol dan toleransi. Variabel yang paling berpengaruh dilihat dari nilai expected B yang signifikan adalah variabel kontrol.

Simpulan : Tidak ada pengaruh antara budaya organisasi terhadap kepuasan kerja perawat, namun budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja perawat.
Kata Kunci : Budaya organisasi, Kepuasan kerja, Kinerja perawat, dan Rumah Sakit.


Full Text:

PDF

References


Arikunto. S. (2010). Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineke Cipta.

Bertolino, Truxillo,& Fraccarolly. (2011) Age as moderator of the relationship of proactive personality with traning motivation, perceived career development from traning, and traning behavioral intentions. Journal of Organizational Behavior. Volume 32.Pages 248-263.

Bijaya, A. (2006). Pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja peerawat di ruang rawat inap rumah sakit dr. H. MarzoekiMahdi Bogor. Tesis Program Magister Ilmu Keperawatan FIK UI.

Christensen. (2012) An exploration of industry, culture and revenue. Di buka pada tanggal 5 Juli 2012. Dibuka melalui: www. Findarticle.com.

Dahlan, M. S. (2009). Besar sampel dan cara pengambilan sampel: Dalam penelitian kedokteran dan kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.

Dahlan, M. S. (2014). Statistik Untuk Kedokteran dan Kesehatan: Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat, Dilengkapi Aplikasi Menggunakan SPSS. Jakarta: Epidemologi Indonesia.

Davis B. D. (2000). Caring for people in pain. London: Routhledge.

Dina, A. & Diah, A (2011) Jurnal Budaya Organisasi Dan Kepuasan Kerja Perawat Di Rumah Sakit Bhayangkara. Medan.

Gibson, James L, dkk. (1997). Organisasi : Perilaku, Struktur, Proses. Jilid 1 Edisi Kedelapan. Terjemahan Jakarta : Bina Rupa Aksara.

Gillies, (1996). Manajemen Keperawatan. FKUI, Jakarta.

Hall, Richard H. (2006). Tujuan dan Efektivitas dalam Implementasi Manajemen Stratejik: Kebijakan dan Proses (A. Usman editor) Amara Books, Yogyakarta.

Hastono, S. P. (2007). Analisis data kesehatan. Jakarta: FKM UI.

Ivancevich, MJ., Konopaske, R., Matteson, T. M. (2005). Perilaku dan Manajemen Organisasi. Edisi Ketujuh. Jakarta: Penerbit: Erlangga.

Kemenkeu RI. (2006). Organisasi dan Tata Kerja Kantor Wilayah DJKN dan KPKNL. Jakarta.

Kreitner, R. & Kinicki. (2010). Organizational Behavior. New York : Mc Graw-Hill Higher education.

Luthan, F. S. (1998). Organizational Bahavior. Sevent edition. Singapore: Mc Graw-Hill.

Marquis, B.L. & Huston, C.J (2010). Kepemimpinan dan manajemen keperawatan: teori & aplikasi. Edisi 4. Jakarta: EGC.

Mangkunegara, P.A.A.A. (2010). Evaluasi Kinerja SDM. Bandung: PT. Refika.

Muzaputri, G. (2008). Hubungan karakteristik individu dan faktor organisasi dengan kinerja perawat di RSUD Langsa Nangroe Aceh Darussalam. Tesis Program Magister Ilmu Keperawatan FIK UI.

Notoadmodjo, S. (2003). Metodologi Penelitian Kesehatan . Jakarta: Rineke Cipta.

Notoadmodjo, S. (2009) .Pengembangan Sumber Daya Manusia . Jakarta:PT. Rineke Cipta.

Nursalam, (2011). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Edisi 3. Jakarta: Salemba Medika.

Nursalam, (2014). Manajemen keperawatan aplikasi dalam praktik keperawatan profesional. Edisi 3. Jakarta: Salemba Medika.

Nursalam, (2015). Manajemen keperawatan aplikasi dalam praktik keperawatan profesional. Edisi 5. Jakarta: Salemba Medika.

Ricardo, Ronald & Jolly, J. (2003). Organization culture and teams. Academy of management journal. Volume 13. Page 245.

Rivai, V. (2009). Manajemen sumber daya manusia untuk perusahaan dari teori ke praktek. Jakarta: Rajawali Pers.

Rizal, Y. (2001). Pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi kerja karyawan kantor direksi PTP Nusantara VII Bandar Lampung. Universitas Brawijaya Malang. Tesis Program Magister Manajemen.

Riani, A. (2011). Budaya organisasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Robbins, S. P. (2002). Perilaku Organisasi : Konsep, kontroversi, aplikasi, Edisi Kedelapan, Jilid 2, Alih Bahasa Hadyana Pujaatmaka dan Benyamin Molan, Prenhallindo, Jakarta.

Robbins, S. P. (2003). Perilaku Organisasi Konsep, kontroversi dan Aplikasi . Edisi Ke-7. Jakarta: Prenhalindo.

Robbins S. (2005). Prinsip-prinsip perilaku organisasi. Edisi kelima. (Terj. Halida dan D. Sartika) Jakarta: Erlangga. (Buku asli 2002).

Robbins, S. P. (2007). Management. (ninth ed). United States: Person Education Inc.

Robbins S. & Judge, T. (2008). Perilaku organisasi. (Terj. D. Angelica, R. Cahyani, dan A. Rosyid) Edisi 12. Jakarta: Salemba Empat (Buku asli tahun 2007).

Robbins S. & Judge, T. (2015). Perilaku organisasi. (Terj. Ratna Saraswati dan Febriella Sirait ) Edisi 16. Jakarta: Salemba Empat (Buku asli tahun 2008).

Rodwell, John J., Rene K., & Mark A. (1998). The relationship among work related perceptions integral role of comunication. Employess” Journal of management. Vol 20.

Sabri, L (2005). Statistik Kesehatan. Jakarta: Salemba Empat.

Sastroasmoro, Sudigdo dan Sofyan Ismail (ed.). 2008) Dasar-dasar Metodelogi Peneelitian Klinis (edisi 3). Sagung Sento. Jakarta.

Sastroasmoro, Sudigdo dan Sofyan Ismail (ed.). 2011) Dasar-dasar Metodelogi Peneelitian Klinis (edisi 4). Sagung Sento. Jakarta.

Siagiaan, P.S. (2010). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Sugiyono. (2003). Metode Penelitian Administrasi. Alfabeta. Bandung.

Sulistyo, H. (2009). Pengaruh Kepemimpinan spiritual dan komunikasi organisasi terhadap kinerja karyawan. Jurnal ekonomi & bisnis (Ekobis). Volume 6. Hal. 21-28.

Sully, P & Dallas, J. (2005). Essential communication skill for nursing. USA: Philadelphia st Louis Sidney Toronto: Elsevier Mosby.

Sunarto. (2003). Teori organisasi. Yogyakarta: Amus Mahendro Total Design.

Sunarto. (2004). Manajemen Karyawan. Yogyakarta: Amus Mahendro.

Sugiono. (2010). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sopiah. (2009). Perilaku organisasional. Yogyakarta: Andi Offset.

Wibowo, S. (2010). Budaya organisasi: Sebuah kebutuhan untuk meningkatkan kinerja jangka panjang.

Wibowo (2010). Manajemen Kinerja. Edisi Ketiga. Jakarta: Rajawali Press


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Kebidanan by DKSM is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ojs.dinamikakesehatan.stikessarimulia.ac.id/index.php/dksm.

Web
Analytics Made Easy - StatCounterView My Stats_